Posted on Februari 26, 2008 by genrnews
“…Oke ya, nanti kita kontak-kontak lagi,“ tapi kalau ada proyek bagi-bagilah, hahaa…” Aku pun ikut tertawa menanggapi gurauan dan tawanya yang lepas yang selalu mencairkan suasana. Sesungguhnya sebuah gurauan yang lazim diperdengarkan oleh berbagai lapisan masyarakat tapi agaknya itu cenderung sekedar basa-basi, dalam banyak kasus bahkan kata tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan postur atau lazim disebut [...]
DIarsipkan di bawah: Cerpen | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2008 by genrnews
“Uh, dasar Kevin goblok” rutuk Kevin pada dirinya sendiri. Ditutupnya rapat-rapat pintu kamar. Dilihat dan disentuhnya cd-cd film kesukaannya di meja belajar, Kuntilanak, Tusuk Jelangkung, Pulse dan film-film yang membuatnya sungguh berbeda dengan Keisha.
DIarsipkan di bawah: Cerpen | Ditandai: cewek manis, Kevin, Paranoid | Leave a Comment »
Posted on Januari 28, 2008 by genrnews
Ra ” suara panggilan Angga tidak menyurutkan langkah Rara. Gadis tinggi semampai itu masih berjalan terus tanpa ingin menghentikan langkahnya. Didengarnya derap lari Angga dibelakang. “Ra, apa kita bisa selesaikan ini dengan baik-baik?” Angga sudah berada disampingnya. Rara tak bergeming dia masih melangkahkan kakinya.
“Ra please, dengerin aku dong.” Angga berusaha menghentikan langkah Rara dan [...]
DIarsipkan di bawah: Cerpen | Ditandai: Ada Apa Denganmu, Rara | Leave a Comment »
Posted on Januari 26, 2008 by genrnews
Kabut tipis masih menyungkup Medan. Dan titik-titik embun di dedaunan berkilau dibias temaram lampu jalan.
Kukuakkan daun jendela lebar-lebar. Seketika udara segar menerobos masuk — perlahan kuhirup dalam-dalam. Kuedarkan pandangan ke jalan. Masih sepi. Tak satu kendaraan pun yang melintas.
Tiba-tiba mataku menangkap sesosok tubuh yang meringkuk di bawah sebatang pohon di tepi jalan. Aku tak dapat [...]
DIarsipkan di bawah: Cerpen | Ditandai: kabut, Medan, pacar, tipis | 1 Komentar »
Posted on Januari 24, 2008 by genrnews
Sang Mentari, baru satu jam yang lalu muncul dari ufuk timur. Cahaya kekunignannya yang menyelinap di sela-sela pohon memberi rasa cerah di pagi ini. Kehangatan cahayanya memberi semangat untuk menjalani hidup yang begitu sulit. Biasanya setiap pagi aku sudah pergi bekerja mencari makan, ditemani kicauan burungburung dan udara segar. Namun, pagi ini berbeda, aku tak [...]
DIarsipkan di bawah: Cerpen | Ditandai: ayam, mentari, semur | 8 Komentar »